7 Hal Penting yang Harus Diketahui Mahasiswa Saat Kuliah

apreslachute 0
Hal Penting yang Harus Diketahui Mahasiswa Saat Kuliah

Apreslachute – Ada tujuh hal penting untuk dipelajari dan dikembangkan selama Anda menempuh pendidikan di kampus. Apa pun? Lihat review tambahan di bawah ini.

1. Tidak hanya mengejar IPK, memastikan perkembangan kualifikasi dan sertifikasi

Perusahaan menjadi semakin kompetitif, terutama sejak diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Arus tenaga kerja terampil dari luar negeri, tentunya harus diperhitungkan oleh semua pihak, termasuk mahasiswa. Secara teori, indeks prestasi kumulatif (IPK) sebenarnya merupakan standar mutlak bagi siswa. Tentunya hal ini ada kaitannya dengan kemudahan dalam mendapatkan pekerjaan dan mengejar karir.

2. Memperkuat dan membuat jaringan (networking) sebagai investasi masa depan

Jangan jadi kupu-kupu atau pulang dari sekolah ke sekolah, ini lelucon yang beredar di kampus. Ada benarnya, tapi belum sepenuhnya. Karena dalam dunia kerja sekarang ini, jaringan memegang peranan penting. Jejaring pertemanan yang terbangun di kampus bisa menjadi hal yang baik saat Anda lulus dan lulus nanti. Bisa berupa informasi tentang peluang karir atau harapan sukses melalui perjalanan wirausaha yang bisa didapatkan atau diraih melalui jejaring pertemanan.

3. Hilangkan rasa malu dan kembangkan pengalaman di banyak bidang

Seks di kampus harus dihargai dengan sangat baik. Banyaknya komunitas yang bermunculan dan operasi dapat menguntungkan sekaligus mengganggu. Namun, mendalami adalah hal yang baik bagi seorang siswa. Dengan cara ini, lebih banyak pengalaman akan dipupuk sebagai kemauan untuk menghadapi kehidupan setelah mengenyam pendidikan dan setelah lulus.

4. Keyakinan dan keyakinan pada kemampuan Anda sendiri adalah kunci sukses

Percaya diri dengan kemampuan sendiri dan tidak segan mencoba banyak hal bisa menjadi modal Anda saat lulus nanti. Dengan rasa percaya diri yang tinggi, seorang mahasiswa akan mampu menyesuaikan diri dengan iklim kehidupan di kampus yang jelas berbeda dengan tempat ia duduk di bangku SMA. Itu juga menjadi modal untuk hidup mandiri hingga nanti di masyarakat.

5. Temukan bakat terpendam dan pilih hobi favorit untuk berpartisipasi

Waktu belajar bisa sangat membosankan bahkan mengintimidasi jika hanya berisi kegiatan belajar. Alasannya, itu sangat monoton karena Anda terjebak dalam rutinitas yang sama. Oleh karena itu, menumbuhkan hobi untuk dikejar tidaklah buruk, apalagi jika hobi itu bisa menambah nilai. Kegigihan dalam sebuah hobi biasanya menjadi pelampiasan seseorang untuk menjalani rutinitas kesehariannya. Bisa juga didorong, karena berada di kampus sambil transfer kuliah, mencari komunitas yang sama dan memiliki hobi yang sama niscaya akan lebih bermanfaat untuk pengembangan diri.

6. Bersikap selektif itu wajar, tetapi membatasi diri bisa memiliki kelemahan

Telah disebutkan sebelumnya bahwa kehidupan kampus yang beragam dapat menjadi tempat mahasiswa kehilangan fokus setelah lulus. Oleh karena itu, perlu selektif dan teliti dalam menemukan hal-hal yang positif agar tidak kalah atau menghalangi. Namun, memiliki kecenderungan untuk membatasi diri juga merupakan hal yang buruk. Itu bisa ditunda sampai akhir masa studi. Banyak lulusan muda yang kesulitan mencari pekerjaan karena terlalu selektif dalam memilih pekerjaan. Faktanya, hal itu mungkin terlihat jelas sejak Anda belajar di kampus. Bersikaplah selektif, tetapi hindari membatasi diri Anda sendiri karena mata pencaharian bisa datang dari mana saja dan kapan saja.

7. IPK memang bukan yang utama, tapi jika mendapatkan IPK yang bagus harus selalu meraihnya

Banyak siswa gagal dan harus putus sekolah karena terjadi kesalahan selama masa studi mereka. Termasuk dalam masyarakat atau terserap dalam hal lain. Meskipun indeks prestasi kumulatif (IPK) Anda bukan satu-satunya penentu kesuksesan, Anda harus menyelesaikan pendidikan Anda dengan gemilang untuk bersiap menghadapi dunia kerja. Kampus adalah candradimuka dimana mahasiswa bersorak dan belajar.